KUALA PEMBUANG – Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Seruyan menjadi momentum penting untuk merefleksikan pembangunan daerah. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo, bertindak sebagai inspektur upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Seruyan, Selasa (5/8). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh beragam tokoh penting, mulai dari jajaran Pemprov Kalteng, anggota DPRD provinsi, mantan Bupati Seruyan, hingga perwakilan kabupaten/kota se-Kalteng.
Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan, Wakil Gubernur menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial. “Ini adalah pengingat bagi kita semua agar terus mempererat persatuan, berlandaskan falsafah Huma Betang dan semangat gotong royong,” ujarnya. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan ini adalah kunci utama keberhasilan pembangunan yang telah dicapai selama 23 tahun terakhir.
Lebih lanjut, Wagub menyoroti beberapa isu krusial untuk kemajuan Seruyan ke depan. Pertama, ia menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi utama pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah pedalaman. Kedua, ia meminta pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas terkait penertiban tonase kendaraan agar infrastruktur jalan tetap terjaga. Ketiga, Wagub menyoroti optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor perkebunan, perhutanan, dan pertambangan (3P).
“Kita ingin investor juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar, mulai dari penggunaan pelat kendaraan lokal, pembayaran jaminan bank di Bank Kalteng, hingga pemberdayaan masyarakat lokal,” tegasnya.
Di akhir acara, upacara dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan sejumlah penghargaan serta bantuan. Salah satunya adalah sertifikat hak paten dari Kemenkumham kepada pencipta Lagu Mars Seruyan, Muhyajid Suwardi.
