KAPUAS – Rapat paripurna pertama masa sidang ketiga tahun 2025 di Kabupaten Kapuas menjadi momentum penting dengan pidato kunci yang disampaikan oleh Bupati Kapuas, H.M. Wiyatno. Rapat ini diselenggarakan untuk memfinalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas periode 2025-2029. Dalam pidatonya yang komprehensif, Bupati Wiyatno menguraikan secara rinci peta jalan pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan, menegaskan bahwa RPJMD ini adalah komitmen kolektif untuk menciptakan Kapuas yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Bupati menyoroti beberapa poin prioritas yang menjadi pilar utama dalam RPJMD. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama. Melalui sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah akan fokus pada peningkatan fasilitas sekolah, kualitas tenaga pengajar, serta pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Tujuannya adalah untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, terampil, dan berdaya saing tinggi.
Kedua, di sektor ekonomi, Bupati Wiyatno bertekad untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Rencana ini mencakup upaya masif dalam meningkatkan investasi, mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan, akses permodalan, dan pemasaran digital. Selain itu, optimalisasi potensi pariwisata, baik budaya maupun alam, akan menjadi prioritas untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ketiga, pembangunan infrastruktur dasar yang merata juga menjadi fokus utama. Bupati menekankan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga akan menjangkau daerah pedesaan dan terpencil. Peningkatan kualitas jalan, jembatan, dan jaringan konektivitas digital akan dilakukan untuk mempermudah mobilitas barang dan jasa, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Keempat, tata kelola pemerintahan yang baik dan pelestarian lingkungan hidup menjadi aspek integral dari RPJMD. Bupati menggarisbawahi pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam setiap proses pembangunan. Di samping itu, beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kelestarian alam, mengendalikan deforestasi, serta menerapkan praktik pembangunan yang ramah lingkungan.
Di akhir pidatonya, Bupati Wiyatno mengajak seluruh anggota dewan, jajaran pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi. “RPJMD ini adalah peta jalan kita bersama. Keberhasilan pembangunan Kapuas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya, menyerukan semangat gotong royong untuk mewujudkan Kapuas yang maju dan sejahtera.
