DPRD Kota Palangka Raya Dorong Langkah Struktural Atasi Bencana, Relokasi Warga Jadi Opsi Serius

PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya menyoroti pentingnya solusi struktural untuk mengatasi bencana yang kerap melanda, terutama kasus kebakaran yang sering terjadi di wilayah padat penduduk. Dewan menilai, ketergantungan pada bantuan darurat bagi korban tidaklah cukup. Diperlukan strategi jangka panjang yang komprehensif untuk mencegah dan meminimalisasi dampak bencana di masa depan.

Menurut Jati Asmoto, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Sosial untuk memastikan bantuan darurat seperti sembako dan logistik lainnya segera sampai kepada para korban. Namun, di balik upaya tanggap darurat tersebut, ia menekankan bahwa gagasan untuk merelokasi warga dari wilayah yang secara geografis rawan bencana merupakan opsi serius yang harus dipertimbangkan secara matang.

“Bantuan memang penting, tetapi itu hanya solusi jangka pendek. Kita harus berpikir ke depan, bagaimana agar kejadian serupa tidak terus terulang. Relokasi warga dari kawasan rawan kebakaran atau banjir adalah salah satu langkah struktural yang perlu kita kaji secara mendalam,” kata Jati Asmoto.

Ia menjelaskan bahwa ide relokasi ini bukanlah hal baru, bahkan telah menjadi wacana sejak awal tahun 2000-an. Namun, pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah harus melakukan studi kelayakan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga sosial. Jati Asmoto menegaskan bahwa relokasi harus mempertimbangkan banyak faktor, termasuk kesiapan lahan, infrastruktur pendukung seperti akses jalan, air bersih, listrik, serta fasilitas sosial dan ekonomi di lokasi yang baru.

“Tujuan kita bukan sekadar memindahkan warga, melainkan memastikan mereka mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih aman setelah direlokasi. Kita tidak ingin relokasi justru menimbulkan masalah baru,” tambahnya.

Komisi III DPRD Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah kota dalam menyusun kebijakan dan program yang berfokus pada kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Dengan adanya langkah-langkah struktural, diharapkan Palangka Raya dapat menjadi kota yang lebih tangguh dan aman bagi seluruh warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *