KUALA KAPUAS – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalitas petugas dalam menghadapi kondisi darurat, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas menggelar kegiatan simulasi pemadaman kebakaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) bagi seluruh petugas, yang diselenggarakan pada hari Selasa (17/9).
Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kapuas, yang mengirimkan tim khusus untuk memberikan pelatihan langsung. Sebanyak 9 personel Damkar, termasuk Sekretaris Damkar, Mujiono, hadir untuk membimbing para petugas Rutan. Dalam arahannya, Mujiono menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan keterampilan teknis dalam menangani peralatan pemadaman, khususnya dalam menghadapi situasi darurat.
Latihan praktis ini dilaksanakan di halaman Rutan Kapuas. Para petugas Rutan mendapatkan kesempatan langsung untuk mencoba menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan mengikuti simulasi pemadaman api yang dipandu oleh tim Damkar. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membangun mental yang tangguh serta memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kepala Rutan Kapuas, Bapak Daniel Kristianto, mengapresiasi kehadiran tim Damkar. Ia menegaskan bahwa pembinaan FMD bukan hanya untuk membentuk disiplin petugas, tetapi juga untuk meningkatkan keterampilan praktik dalam menanggulangi potensi bahaya, seperti kebakaran. “Melalui kegiatan FMD yang diperkaya dengan pelatihan Damkar, Rutan Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalitas, serta memperkuat sinergi antarinstansi demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan kondusif,” ungkap Daniel.
Dengan adanya simulasi ini, diharapkan seluruh petugas Rutan Kapuas tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga siap secara fisik dan mental dalam menghadapi potensi ancaman kebakaran di lingkungan Rutan.
