Gerakan Tanam Pakcoy Rutan Kapuas: WBP Diberi Keterampilan Bertani Demi Ketahanan Pangan

KUALA KAPUAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan praktis. Kali ini, Rutan Kapuas menggelar kegiatan penanaman bibit pakcoy di kebun Rutan, pada Kamis (18/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk memberikan bekal produktif bagi para WBP.

Kepala Rutan Kapuas, Bapak Daniel Kristianto, menjelaskan bahwa proses penanaman bibit pakcoy ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan. Bibit pakcoy dipilih karena merupakan jenis sayuran yang mudah dibudidayakan, bernilai gizi tinggi, dan memiliki peluang pasar yang baik. Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya sekadar mengisi waktu luang WBP, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang dapat diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Selain mendukung ketahanan pangan, penanaman pakcoy juga diharapkan dapat menjadi sarana terapi kerja bagi WBP. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, WBP dilatih untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan etos kerja. Hal ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk mengembalikan WBP menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif. Melalui program ini, Rutan Kapuas menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan bukan hanya tempat pembinaan fisik, melainkan juga pusat pelatihan keterampilan yang bermanfaat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan di lingkungan Rutan, serta memberikan manfaat positif bagi institusi maupun masyarakat sekitar. Dengan demikian, Rutan Kapuas tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga turut serta dalam program pembangunan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *