PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 menjadi momen yang sangat penting untuk refleksi mendalam dan introspeksi. Menurutnya, kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar tidak cukup hanya dirayakan, melainkan harus diisi dan dihargai dengan kontribusi positif dari seluruh lapisan masyarakat bagi bangsa dan daerah.
“Kemerdekaan yang telah diraih melalui pengorbanan hingga titik darah penghabisan harus dihargai dengan kontribusi yang positif bagi bangsa dan daerah,” kata Noorkhalis. Ia menegaskan, momen bersejarah ini adalah panggilan bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa mengingat jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kedaulatan bangsa. Menghargai perjuangan mereka berarti melanjutkan semangat pengorbanan dengan membangun negeri dan memajukan daerah.
“Tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan itu dengan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini. Noorkhalis menjelaskan, semangat kemerdekaan juga sejalan dengan komitmen untuk terus berupaya dalam melaksanakan program-program positif yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. Hal ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur, yang semuanya harus ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Lebih lanjut, Noorkhalis Ridha juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong sebagai wujud nyata dari penghormatan kepada para pejuang. “Cita-cita kemerdekaan adalah terciptanya bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera. Untuk itu, kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong perlu terus dijaga sebagai wujud penghormatan tulus kepada para pejuang yang telah mengorbankan segalanya bagi Indonesia,” ungkapnya.
Ia berharap, momentum hari kemerdekaan ini dapat menjadi pendorong bagi semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk bekerja sama secara sinergis demi kesejahteraan bersama. Seluruh program pembangunan, katanya, harus berpatokan pada Undang-Undang Dasar dan diwujudkan demi kepentingan rakyat secara menyeluruh, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga hingga ke pelosok daerah.
